Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search

( ! ) Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home2/sakaka/public_html/web/news-detail.php on line 100
Call Stack
#TimeMemoryFunctionLocation
10.0001364352{main}( ).../news-detail.php:0
Teknologi Peltier dan Compressor pada Inkubator Storage

Teknologi Peltier dan Compressor pada Inkubator Storage

Tuesday, 27 February 2024

Tahukah Anda apa fungsi inkubator storage? Inkubator storage merupakan suatu alat berupa lemari yang dapat diatur suhu dan waktu-nya untuk menyimpan suatu produk yang diinkubasi dalam kurun waktu tertentu pada suhu tertentu. Produk yang disimpan bisa berupa produk olahan seperti produk fermentasi dan produk dairy (produk olahan susu) yang sensitif terhadap kondisi penyimpanan. Kondisi penyimpanan yang harus dijaga yaitu suhu, juga sterilitas lemari penyimpanan selama penyimpanan dilakukan. Teknologi saat ini sangat memungkinkan untuk inkubator storage memiliki teknologi yang aman untuk digunakan dan hemat energi. Ada dua teknologi yang diterapkan pada inkubator storage yang sangat efisien untuk digunakan yaitu inkubator storage dengan teknologi peltier dan inkubator storage dengan teknologi compressor.

Beberapa perbedaan pada inkubator storage dengan teknologi peltier dan inkubator storage dengan teknologi compressor yaitu:

1. Ukuran housing

Dari segi ukuran, inkubator storage dengan teknologi peltier memiliki ukuran yang lebih compact dibandingkan dengan inkubator storage dengan teknologi compressor. Perbedaan ini ditunjukkan pada Gambar 1 di bawah ini, yang mana ukuran compressor pada inkubator storage berada pada bagian bawah sehingga menambah panjang atau besar nya ukuran dari inkubator storage.

Gambar 1. Perbadingan ukuran housing inkubator storage dengan teknologi peltier dan inkubator storage dengan teknologi compressor  

2. Pengaturan suhu

Inkubator storage dengan teknologi peltier dapat mengatur suhu dengan range dari 0° sampai +70°C sedangkan inkubator storage dengan teknologi compressor dapat mengatur suhu penyimpanan dengan range yang lebih luas yaitu dari -12°C sampai +60°C.

3. Penggunaan daya Listrik

Konsumsi penggunaan daya listrik pada inkubator storage dengan teknologi peltier lebih sedikit dibandingkan konsumsi daya pada penggunaan inkubator dengan teknologi compressor. Konsumsi daya tahunan untuk membedakan kedua teknologi yaitu peltier dan compressor pada inkubator storage dapat dilihat pada grafik yang ditunjukkan pada Gambar 2 di bawah ini. Pada grafik menunjukkan bahwa untuk setiap pengaturan suhu dalam setahun, teknologi peltier (ditunjukkan pada grafik berwarna merah) mengkonsumsi daya yang lebih sedikit, bahkan jauh dibawah daya yang dikonsumsi dengan penggunaan teknologi compressor (ditunjukkan pada grafik berwarna abu-abu). 

Gambar 2. Perbandingan konsumsi daya listrik inkubator storage dengan teknologi peltier dan inkubator storage dengan teknologi compressor   

4. Heating/cooling system

5. Teknologi ramah linkungan

Peltier merupakan teknologi yang ramah lingkungan karena tidak menimbulkan kebisingan dan vibrasi sehingga sampel yang sensitif terhadap vibrasi lebih disarankan untuk menggunakan inkubator storage dengan teknologi peltier. Sedangkan teknologi compressor menimbulkan efek bising dan vibrasi sehingga tidak disarankan untuk digunakan dalam proses penyimpanan sampel yang sensitif.  

Jadi teknologi peltier dan teknologi compressor pada inkubator storage memiliki keunggulannya masing-masing. Oleh karena itu, pemilihan penggunaan inkubator storage dapat mengacu pada tujuan pengaplikasiannya. Aplikasi dengan kebutuhan penyimanan pada suhu di bawah 0°C tepatnya menggunakan inkubator storage dengan teknologi compressor.

Previous Article

Pengukuran Torsi pada Tutup Wadah dan Perangkat Pembantu

Thursday, 22 February 2024
VIEW DETAILS

Next Article

Mengenal Tipe Elektroda pH

Tuesday, 05 March 2024
VIEW DETAILS