Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search

( ! ) Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home2/sakaka/public_html/web/news-detail.php on line 100
Call Stack
#TimeMemoryFunctionLocation
10.0001364320{main}( ).../news-detail.php:0
Teknik Cepat Penentuan Kadar Air pada Sampel Pakan

Teknik Cepat Penentuan Kadar Air pada Sampel Pakan

Wednesday, 25 March 2026

Kadar air adalah salah satu indikator baku mutu kualitas produk pakan. Hal ini karena kadar air memegang peran besar dalam menentukan karakteristik produk pakan yang diproduksi. Karakteristik ini meliputi tekstur, kandungan gizi, tingkat keamanannya, hingga umur simpan produk. Metode yang direkomendasikan untuk menentukan kadar air pada produk pakan adalah metode gravimetri. Melalui metode ini, kadar air pada produk pakan dapat ditentukan secara tepat dan akurat. Namun, terdapat beberapa tantangan untuk mendapatkan hasil yang konstan dan akurat melalui metode gravimetri, seperti penentuan suhu, durasi dan sensitivitasnya terhadap kadar air pada udara ambien. Tantangan - tantangan ini tentu tidak lepas dari instrumentasi yang digunakan.

Kadar air adalah elemen yang sangat esensial terutama untuk menentukan tekstur produk pakan. Kadar air yang tinggi akan mengubah produk menjadi berair, atau bahkan mengubah kandungan gizi dalam produk akibat teroksidasinya lemak serta perubahan struktur pada vitamin yang terkandung dalam produk pakan. Selain itu, kadar air yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan pada produk juga akan berdampak pada umur simpan produk. Hal ini dipicu oleh 2 sebab, yakni akibat teroksidasinya lemak dalam produk sehingga memunculkan bau tengik dan tumbuhnya mikroorganisme yang dapat mendegradasi kandungan maupun tekstur produk. Hal ini tentu sangat dihindari untuk mencegah kerugian bagi perusahaan akibat hilangnya kepercayaan pelanggan. Selain itu, kadar air pada produk pakan juga perlu ditentukan demi memenuhi baku mutu untuk mendapatkan izin edar. Nilai baku mutu kadar air dari beberapa produk pakan ditunjukkan pada Tabel 1.

Tabel 1. Nilai Baku Mutu Parameter Kadar Air Beberapa Produk Pakan

Produk Pakan Kadar Air (% w/w) Referensi
Pakan Konsentrat Domba Penggemukan Maks. 14 % SNI Nomor 8819 Tahun 2025
Pakan Konsentrat Kambing Perah Maks. 14 % SNI Nomor 8818 Tahun 2025
Pakan Konsentrat Sapi Perah Maks. 14 % SNI Nomor 3148-1 Tahun 2024
Pakan Konsentrat Sapi Potong Maks. 14 % SNI Nomor 3148-2 tahun 2024
Bahan Pakan : Tepung daging dan tulang Maks. 10 % SNI Nomor 7994 Tahun 2024
Pakan ayam ras petelur - Bagian 5: Masa produksi (layer) Maks. 13 % SNI Nomor 8290-5 Tahun 2024

 

Cara Pengujian Kadar Air

Metode gravimetri adalah metode absolut yang sangat direkomendasikan baik oleh Badan Standardisasi Nasional Indonesia melalui SNI maupun oleh Association of Official Agricultural Chemists (AOAC) dalam Official Method oF AOAC. Prinsipnya adalah dengan membandingkan bobot sampel antara sebelum dan sesudah diberikannya treatment pemanasan. Pengujiannya melibatkan beberapa instrumen seperti neraca analitik (analytical balance), oven, dan desikator.
 
Gambar 1. Alur Pengujian Kadar Air Sampel Pakan
 
Mengacu pada Official Method of AOAC 930.15, pengujian kadar air pada pakan dilakukan pada suhu 135oC +/- 2oC. Pemanasan ini dilakukan selama 120 menit (2 jam), sehingga kadar air yang terkandung dalam sampel akan menguap secara optimal dan menyisakan bagian padat dan komponen utama sampel produk pakan. Ketika durasi pemanasan telah tercapai, sampel perlu didinginkan dalam desikator untuk mencegah interaksi sampel dengan kadar air atau kelembaban di udara ambien sehingga dapat dihasilkan bobot yang konstan dan hasil kadar air dapat dihitung dengan menggunakan rumus :

Keterangan : 

W1 adalah bobot sampel dan wadah sebelum diberi perlakuan, dinyatakan dalam gram (g);

W2 adalah bobot sampel dan wadah setelah diberi perlakuan, dinyatakan dalam gram(g);

W0 adalah bobot wadah yang digunakan, dinyatakan dalam gram (g).

 
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, analis perlu memastikan seluruh aspek yang dapat mempengaruhi hasil uji. Mulai dari kebersihan alat - alat yang digunakan, ukuran partikel sampel hingga instrumen yang digunakan. Dengan menjaga kebersihan seluruh peralatan laboratorium yang digunakan, kontaminasi dapat dihindari. Di sisi lain, memperkecil ukuran partikel sampel juga akan membantu optimalisasi pengujian kadar air yang dilakukan. Ditambah dengan penggunaan instrumen yang sesuai dengan spesifikasi uji juga pastinya akan membantu analis untuk mendapatkan hasil yang dapat dipertanggung jawabkan. Spesifikasi instrumen yang direkomendasikan dalam Official Method of AOAC adalah sebagai berikut:

1. Instrumen Oven : 

  • Oven yang digunakan harus dapat mencapai suhu 135oC dengan angka akurasi +/- 2oC.
  • Instrumen oven telah dibekali dengan timer sehingga dapat menghitung mundur durasi waktu pemanasan secara otomatis.

2. Neraca Analitik (Analytical Balance) : 

  • Neraca analitik yang digunakan harus mendukung untuk menimbang bobot dengan hasil konstan dan stabil. 

 

Terdapat catatan tambahan untuk menggunakan metode ini, yang mana metode ini hanya dapat diaplikasikan untuk sampel - sampel yang tidak mengandung urea, dan dikonfirmasi oleh penelitian yang ditulis oleh Ahn, dkk (2014) bahwa metode ini juga kurang cocok diaplikasikan untuk sampel dengan kandungan kadar protein whey yang tinggi. 

 

Metode Loss On Drying (LOD) memakan waktu lebih dari 120 menit, Adakah Teknik lainnya yang lebih cepat? 

Pengujian kadar air dengan menggunakan rangkaian instrumentasi seperti Oven, Neraca Analitik dan Desikator membutuhkan durasi yang relevan untuk menguapkan seluruh kadar air yang terkandung dalam sampel. Dengan adanya pemindahan sampel dari alat 1 ke alat lainnya mungkin menjadikannya kurang fleksibel untuk kebutuhan yang menuntut cepat dan akuratnya data yang dihasilkan. Ketigas langkah pengujian kadar air pada sampel ini dapat diringkas hanya dengan 1 alat, yakni dengan menggunakan Alat Moisture Analyzer.

 

Apa itu Moisture Analyzer?

Gambar 2. Alat Moisture Analyzer/Moiture Balance

 

Alat Moisture Analyzer atau juga disebut sebagai Moisture Balance adalah alat yang diaplikasikan untuk menentukan kadar air maupun total padatan pada suatu sampel dengan prinsip gravimetri. Alat Moisture Analyzer telah dilengkapi dengan sistem pemanas berupa penyinaran dengan lampu, serta fitur untuk penimbangan bobot secara akurat. Meskipun sama - sama memiliki prinsip pengujian secara gravimetri, penggunaan Moisture Analyzer tidak memerlukan pemindahan sampel secara berulang - ulang sehingga kontak sampel dengan udara ambien sangat diminimalisir.

 

Bagaimana Cara Kerja Alat Moisture Analyzer?

Alat Moisture Analyzer dilengkapi dengan sistem pemanasan dari penyinaran lampu halogen. Ketika sampel diletakkan pada sample disk, alat akan mendeteksi bobot sampel dan menyimpan hasilnya dalam sistem. Lampu akan secara otomatis menyala dan memanaskan sampel pada suhu yang telah ditargetkan/ diatur pada alat selama kurun waktu yang telah ditetapkan atau selama tidak ada perubahan bobot. Alat akan menon-aktifkan pemanasan secara perlahan hingga seluruh komponen air teruapkan dan bobot telah stabil. Hasil kemudian akan muncul pada display Alat dalam bentuk % kadar air yang juga dapat dikorelasikan dalam satuan gram.

 

Apa saja Keunggulan menggunakan Alat Moisture Analyzer untuk Penentuan Kadar Air Sampel?

1. Waktu yang dibutuhkan relatif lebih cepat

  • Analisis kadar air menggunakan Alat Moisture Analyzer hanya membutuhkan waktu yang singkat, yakni sekitar 12 menit, termasuk dengan preparasi sampel. 

2. Hanya membutuhkan 1 instrumentasi

  • Analis tidak perlu menggunakan alat instrumentasi lain, cukup dengan 1 Alat Moisture Analyzer, kadar air suatu sampel langsung dapat ditentukan dengan cepat dan akurat

3. Resiko Kontaminasi Tereduksi

  • Dengan hanya menggunakan 1 instrumen, analis tidak perlu memindahkan sampel dari satu tempat ke tempat lainnya selama pengujian dilakukan, sehingga meminimalisir kontaminasi yang terjadi dan meminimalisir kontak sampel dengan udara ambien.

4. Cakupan Analisis yang Luas

  • Biasanya Alat Moisture Analyzer dibekali dengan beberapa program custom yang dapat diedit oleh analis sehingga analis hanya perlu mengakses program yang hendak digunakan untuk sampel - sampel yang hendak dianalisis, terutama jika dibutuhkan suhu yang beragam untuk analisisnya.
 

Dari pemaparan yang telah disampaikan, dapat disimpulkan bahwa kadar air tidak hanya dapat diuji dengan menggunakan teknik pengeringan oven, melainkan juga menggunakan Alat Moisture Analyzer. Banyaknya benefit dari menggunakan Alat Moisture Analyzer menjadinya relevan untuk dipertimbangkan sebagai instrumen penentu kadar air. 

 

Referensi : 

Ahn., J.Y., dkk. 2014. Comparison of Oven-drying Methods for Determination of Moisture Content in Feed Ingredients, Asian Australas. J. Anim. Sci, Vol. 27, No. 11 : 1615-1622

Association of Official Agricultural Chemists. 2005. Official Methods of Analysis of AOAC International 18th Edition. Gaithersburg : AOAC International

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2025). SNI 8819:2025. Pakan Konsentrat Domba Penggemukan. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2025). SNI 8818:2025. Pakan Konsentrat Kambing Perah. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2024). SNI 3148-1:2024. Pakan Konsentrat - Bagian 1 : Sapi Perah. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2024). SNI 3148-2:2024. Pakan Konsentrat - Bagian 2 : Sapi Potong. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2024). SNI 8290-5:2024. Pakan ayam ras petelur - Bagian 5: Masa produksi (layer). Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

Badan Standardisasi Nasional (BSN). (2024). SNI 7994:2024. Bahan Pakan : Tepung daging dan tulang. Jakarta : Badan Standardisasi Nasional

Previous Article

Metode Uji Cemaran Mikroba pada Produk Dairy

Monday, 16 March 2026
VIEW DETAILS

Next Article

Analisis Mutu Air pada Budidaya Ikan: Teknik Pengujian dan Batas Standar Ideal

Monday, 30 March 2026
VIEW DETAILS