Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search

( ! ) Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home2/sakaka/public_html/web/news-detail.php on line 100
Call Stack
#TimeMemoryFunctionLocation
10.0001364128{main}( ).../news-detail.php:0
Analisis Kadar Yodium dalam Susu

Analisis Kadar Yodium dalam Susu

Thursday, 09 September 2021

Tahukah Anda bahwa kandungan yodium yang berlebihan dalam susu dapat menurunkan kualitasnya juga dapat berdampak tidak baik bagi kesehatan? Kadar yodium yang berlebihan atau ditambahkan ke dalam susu ataupun produk susu dapat merubah rasa susu yang diproduksi, bahkan dapat menyebabkan penyakit, seperti kanker tiroid, jika jumlah yodium yang dikonsumsi tidak dibatasi. Oleh karena itu, kadar yodium dalam susu dan produk olahan susu perlu diketahui, sehingga tidak menimbulkan dampak yang buruk terhadap kualitas susu dan produk olahan susu maupun kesehatan konsumen. Selain menggunakan metode spektrofotometri, metode pengukuran kadar yodium dalam susu dapat dianalisis dengan menggunakan Ion Selective Electrode (ISE).

Apa Itu Yodium?

Ada dua bentuk yodium, unsur yodium (iodine) diatomik (I2) dan iodida monoatomik ionik (I-). Yodium (I2), terdiri dari dua atom yodium yang terikat secara kovalen. Dalam bentuk ini, yodium tidak boleh tertelan atau dioleskan langsung ke kulit atau jaringan karena sangat korosif dan akan menyebabkan kerusakan parah pada jaringan saat kontak. Bentuk diatomik ini dibuat secara komersial dengan mengoksidasi air garam yang mengandung ion iodida untuk mengendapkan kristal yodium (I2).

Iodide (I-), pada dasarnya adalah satu-satunya bentuk yang ditemukan di alam. Iodida adalah ion yodium, terjadi ketika yodium membentuk garam dengan unsur lain, seperti kalium. Dalam bentuk ini, iodida dapat dikonsumsi atau dioleskan (seperti dengan povidone iodine). Yodium yang ditemukan dalam rumput laut, hadir dalam bentuk iodida, seperti yodium dalam garam beryodium (disediakan baik sebagai kalium iodida, kalium iodat, natrium iodida, atau natrium iodat). Yodium yang dibeli dari toko obat lokal seringkali merupakan larutan yodium yang dibuat dari pelarutan kristal yodium (I2) dan kalium iodida (KI) dalam air.

Manfaat dan dampak kandungan yodium dalam susu dan kesehatan

Susu maupun produk susu yang diproduksi mengandung protein, lemak, gula, karbohidrat, vitamin dan mineral-mineral yang yang sangat bermanfaat bagi tubuh, dan salah satu mineral yang terkandung dalam susu adalah yodium. untuk itu, susu yang diproduksi perlu diperhatikan komposisinya sehingga kualitas susu yang diproduksi dapat terjaga. Kadar yodium dalam susu dapat berdampak pada kualitas susu yang diproduksi, seperti perubahan rasa yang akan menurunkan kualitas susu yang diproduksi. Namun yodium dalam dalam susu juga dapat mengawetkan produk susu khususnya produk susu dalam kemasan, tetapi tidak dalam kadar yang ditambahkan, namun dalam kadar yang murni dari susu itu sendiri.  

Sedangkan untuk kesehatan tubuh, yodium adalah zat gizi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh, karena yodium merupakan komponen dari hormon thyroxin. Kekurangan yodium secara terus-menerus dalam waktu lama akan berdampak pada pertumbuhan dan perkembangan tubuh. Organ utama yang mengambil iodida adalah tiroid, yang akan masuk ke dalam sirkulasi darah dan selanjutnya diikat oleh kelenjar tiroid, dipakai sebagai bahan dasar pembentukan hormon tiroid dan ginjal. Gangguan Akibat Kekurangan Yodium (GAKY) merupakan salah satu masalah gizi yang menjadi faktor penghambat pembangunan sumber daya manusia karena dapat menyebabkan terganggunya perkembangan mental dan kecerdasan manusia.

Salah satu tandanya ialah pembesaran pada kelenjar tiroid dan akan mengakibatkan leher Anda tampak bengkak. Penyakit leher bengkak akibat kekurangan iodine ini juga sering disebut sebagai gondok atau goiter. Selain itu, Iodine ini dapat digunakan sebagai obat untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan dalam tubuh, khususnya untuk masalah pada kelenjar tiroid. Penggunaan Iodine ini tak hanya dapat mengobat masalah gondok saja, tapi masalah kesehatan lain pun juga bisa diobati. Yodium juga dapat digunakan sebagai obat oles untuk mengatasi masalah pada kulit seperti peradangan dan untuk membunuh kuman yang menempel di kulit akibat mengalami luka agar tidak terjadi infeksi. 

Disamping itu, terdapat juga efek samping apabila tubuh kelebihan kadar yodium. Dampak yang ditimbulkan antara lain; hiperteroidisme adalah gangguan auto imun yang biasanya ditandai dengan produksi autoantibodi pada kelenjar tiroid; Graves adalah penyakit autoimun yang membuat produksi hormon tiroid meningkat; Toxic Multinodular Goiter; dan kanker tiroid.

Analisis Kadar Iodide dalam Susu Menggunakan Ion Selective Electrode (ISE)

Kadar yodium yang diukur sebenarnya adalah jumlah kandungan iodide di dalam susu. Analisis pengukuran iodida dalam susu dapat dilakukan dengan menggunakan Ion Selective Electrode (ISE). Cara pengukuran dengan menggunakan ISE sangat mudah dan praktis untuk dilakukan, dan hasil pengukuran yang didapatkan akurat.

langkah-langkah pengukuran iodide dalam susu dengan menggunakan ISE adalah sebagai berikut:

1. Persiapan alat dan bahan analisis

Alat-alat yang perlu disediakan dalam analisis ini adalah meter ISE, probe iodide, pipet otomatis, dan glassware. Sedangkan bahan yang dibutuhkan dalam analisis ini adalah larutan standar iodide, nikel nitrat ISA, larutan pembersih elektroda 1 yaitu larutan EDTA/SDS, larutan pembersih elektroda 2 yaitu larutan campuran aseton dan air.

2. Kalibrasi alat analisis

Hasil pengukuran sangat mempengaruhi kualitas daripada susu yang diproduksi baik sebagai bahan produk dairy ataupun sebagai produk susu itu sendiri, sehingga perlu memastikan performance alat ukur yang akan digunakan. Kalibrasi dilakukan dengan menggunakan larutan standar iodide.   

3. Persiapan sampel

Sampel ditambahkan dengan larutan nikel nitrat ISA ke dalam gelas kimia untuk siap dianalisis. Larutan nikel nitrat ISA digunakan sebagai ionic strenght adjustor yaitu untuk mengatur kekuatan ion iodide dalam susu. 

4. Analisis iodide dilakukan dengan menggunakan meter ISE dan probe iodide. Kemudian pembacaan hasil nilai pengukuran dicatat sebagai nilai total iodide dalam sampel susu yang diukur, dan setelah pengukuran selesai, probe yang digunakan dapat dibilas dengan menggunakan larutan pembersih 1 kemudian dilanjutkan dengan larutan pembersih 2.  

Contoh alat meter ISE dan probe iodide yang digunakan untuk analisis iodide dalam susu ditampilkan pada Gambar 1 di bawah ini.

Gambar 1. Meter ISE dan Probe Iodide

 

Referensi:

Lacroix, D.E. and Wong, N.P. 1980. Determination of Iodide in Milk Using the Iodide Specific Ion Electrode and its Application to Market Milk Samples.  Journal of Food Protection, 43:9, 672-674.

Thermo Fisher Scientific Inc. 2008. User Guide Iodide Ion Selective Electrode.

Thermo Fisher Scientific Inc. 2017. Iodide in raw and processed milk by direct ion selective electrode determination. Application Note.

 

Previous Article

Penggunaan Vacuum Oven untuk Mengukur Kadar Air Makanan

Monday, 30 August 2021
VIEW DETAILS

Next Article

Uji Kadar Air pada Pakan

Tuesday, 14 September 2021
VIEW DETAILS