| ( ! ) Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home2/sakaka/public_html/web/news-detail.php on line 100 | ||||
|---|---|---|---|---|
| Call Stack | ||||
| # | Time | Memory | Function | Location |
| 1 | 0.0001 | 364320 | {main}( ) | .../news-detail.php:0 |
Apartement merupakan sebuah model tempat tinggal yang hanya mengambil sebagian kecil dari suatu ruang bangunan, didalam bangunana apartement diisi oleh beberapa keluarga/orang, apartement menjadi salah satu pilihan yang banyak di minati saat ini terutama di kota besar seperti Jakarta. Biasanya lokasi apartement berada di tengah kota yang strategis, memudahkan masyarakat untuk melakukan kegiatan ekonomi dan social.
Hotel adalah suatu bangunan yang dikelola secara komersil guna memberikan fasilitas penginapan kepada masyarakat umum dengan fasilitas antara lain jasa penginapan, pelayanan barang bawaan, pelayanan makanan dan minuman, penggunaan fasilitas perabot dan hiasan-hiasan yang ada di dalamnya serta jasa pencucian pakaian.
Apartement dan hotel memiliki persamaan yaitu 1 bangunan namun di huni dengan populasi manusia hal ini akan berdampak pada jumlah limbah yang dihasilkan terutama limbah cair. Limbah hotel dan apartment biasnya merupakan limbah rumah tangga seperti limbah sisa pencucian, mandi, kakus, sehingga parameter yang di uji tidak banyak.
Parameter yang biasanya di uji pada pembuangan limbah cair di apartemen dan hotel dapat di lihat pada tabel di bawah :
Tabel 1 baku mutu limbah cair bagi usaha/kegiatan perhotelan
|
Parameter |
Satuan |
Kadar |
Beban (kg/orang) |
|
BOD |
mg/l |
28 |
7,0 |
|
COD |
mg/l |
50 |
12,5 |
|
TSS |
mg/l |
50 |
12,5 |
|
MBAS |
mg/l |
5 |
1,25 |
|
Ammonia (NH3-N) |
mg/l |
10 |
2,5 |
|
Minyak-lemak |
mg/l |
10 |
2,5 |
|
Bakteri Coliform |
MPN |
4.000 6-9 |
|
|
pH |
- |
||
|
Volum paling tinggi air limbah (liter/air/orang) |
250 |
||
Tabel 2. Baku mutu air limbah kegiatan domestik (apartement)
|
Parameter |
Satuan |
Kadar Paling Tinggi |
|
pH |
- |
6-9 |
|
BOD |
mg/l |
100 |
|
TSS |
mg/l |
100 |
|
Minyak dan lemak |
mg/l |
10 |
Instrument yang di gunakan untuk analisis parameter ini umumnya menggunakan instrument yang portable dan mudah digunakan.
a. pH
pH merupakan parameter utama untuk melihat perubahan kondisi dari limbah cair. pH yang diijinkan pada limbah cair hotel dan apartemen berada pada range 6-9. Untuk pengujian pH di hotel atau di apartement menggunakan pH meter portable, Hach menyediakan pH meter portable (sension+ pH1) lengkap dengan larutan buffer, carrying case dan tabung sampel.


b. BOD
BOD merupakan singkatan dari Biochemical Oxygen Demand, pengukuran ini bermaksud untuk mengetahui kadar oksigen di dalam limbah cair. Angka BOD dalam outlet hasil pengolahan limbah harus sekecil mungkin. Dalam melakukan pengukuran BOD dibutuhkan waktu minimal 5 hari secara kontinuitas, yang di lakukann di dalam suhu hidup dari bakteri, itu sebabnya di butuhkan inkubator BOD di dalam melakukan analisa). (instrument : BOD TRAKII dan Incubator BOD)


c. COD (cehmical Oxygen Demand)
Namanya memang hampir sama dengan BOD dan memiliki tujuan yang
sama yaitu untuk mengetahui banyaknya jumlah oxygen jika BOD yang di hirup oleh mikroorganisme sedangkan COD yang di bereaksi dengan bahan kimia (reagent COD). Karena menggunakan bahan kimia dalam melakukan analisanya, biasanya nilai COD lebih tinggi dari pada BOD. Dengana danya pengukuran COD bukan berarti analisa BOD tidak perlu dilakukan. Proses pengukuran nilai COD dilakukan dua tahap dalam waktu 120 menit, tahap pertama yaitu pemanasan menggunakan pemanas khusus COD pada suhu 150ºC, kemudian setelah itu dapat di lakukan pembacaan COD pada alat colorimeter atau spektrofotometer vis.
(instrument : Spektrofotmeter vis portable DR 1900, DRB 200, Reagent COD)
d. MBAS, Ammonia, Suspended solids, Oil in Water
MBAS atau lebih dikenal dengan surfaktan, ammonia, oil in water dan suspended solids dapat di analisa dalam 1 alat yaitu spektrofotmeter vis. Pengukuran nya di dasarkan pada penyerama absorbansi pada panjang gelombang tertentu. Pengujian ini memerlukan penambahan reagent untuk analisanya (kecuali suspended solids). (instrument : Spektrofotometer Vis DR 1900)

e. MPN Coliform
Contoh-contoh mikroba yang umum dijumpai di lingkungan perairan yang tercemar adalah bakteri-bakteri golongan Coliform seperti Streptococcus dan Escherichia Coli. Semakin tinggi tingkat kontaminasi bakteri Coliform, semakin tinggi pula risiko kehadiran bakteri-bakteri patogen lain yang biasa hidup dalam kotoran manusia dan hewan. Salah satu contoh bakteri patogen yang kemungkinan terdapat dalam air terkontaminasi kotoran manusia atau hewan berdarah panas ialah bakteri Escherichia coli, yaitu mikroba penyebab gejala diare, demam, kram perut, dan muntah-muntah. Untuk pengujian bakteri golongan Coliform menggunakan metode MPN (Most Probable Number), pengujian ini dapat di lakuan dengan metode media dan metode bartest. Brand Hach meyediakan MEL/MPN Total Coliform and E. coli Laboratory untuk membantu anda dalam menganalisa bakteri Coliform di air.
Demikian sekilas informasi mengenai uji kualitas limbah cair pada hotel dan apartement, semoga bermanfaat.-OR-