Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search

( ! ) Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home2/sakaka/public_html/web/news-detail.php on line 100
Call Stack
#TimeMemoryFunctionLocation
10.0001364288{main}( ).../news-detail.php:0
Pengukuran Total Sodium (Natrium) dalam Susu

Pengukuran Total Sodium (Natrium) dalam Susu

Tuesday, 18 May 2021

Susu memiliki banyak kandungan yang sangat bermanfaat apabila dikonsumsi. Setidaknya dalam 220 ml susu, terdapat sekitar 122 kalori, 4,8 gram lemak, 115 mg sodium/natrium, 12 gram karbohidrat, 12 gram gula, 8 gram protein, dan 293 kalsium. Selain itu, susu juga mengandung beragam vitamin dan mineral lainnya yang baik untuk tubuh. Sodium atau natrium adalah salah satu mineral yang dibutuhkan untuk fungsi tubuh. Saat larut dalam air, natrium menjelma menjadi salah satu elektrolit, partikel yang bermuatan listrik yang berperan dalam proses metabolisme. Namun kadar sodium/natrium dalam susu harus diperhatikan agar tidak berlebihan dan tidak menimbulkan dampak yang buruk terhadap kesehatan. Salah satu metode pengukuran total sodium dalam susu adalah dengan menggunakan Ion Selective Electrode (ISE).

 

Manfaat dan Resiko Kandungan Sodium (Natrium) dalam Susu dan Tubuh

Penambahan sodium dalam susu, mempunyai beberapa tujuan meliputi:

  • Penambahan sodium/natrium hipoklorit berguna untuk mengurangi jumlah mikroba;
  • Sodium/natrium karbonat, sodium/natrium bikarbonat, sodium/natrium sitrat, sodium/natrium hidroksida untuk mengurangi keasaman tinggi yang dapat mengakibatkan pembusukan pada susu,
  • Sodium/natrium klorida berguna untuk mengentalkan susu encer.

Sedangkan, manfaat sodium dalam susu bagi tubuh ketika dikonsumsi adalah:

  • Sebagai elektrolit, sodium memiliki fungsi untuk membantu fungsi otot dan saraf.
  • Selain itu, sebagai elektrolit sodium membantu menjaga keseimbangan cairan tubuh melalui proses yang disebut osmosis. Osmosis sangat penting untuk mencegah sel agar tak ‘pecah’ karena terlalu penuh air atau mengerut karena dehidrasi.
  • Fungsi dan manfaat sodium lainnya adalah berkaitan dengan tekanan darah. Sodium dapat menarik dan menahan air, sehingga berperan dalam menjaga porsi cairan pada darah.

Kadar normal sodium dalam darah adalah 135-145 mEq/L. Ekskresi sodium dapat terjadi melalui keringat dan urine. Apabila konsumsi dan ekskresi sodium tak seimbang, tubuh dapat berisiko mengalami kondisi hiponatremia dan hipernatremia. Untuk itu, pengukuran kadar total sodium perlu dilakukan sebelum produk susu dipasarkan.

 

Pengukuran Total Sodium (Natrium) dalam Susu dengan Metode Ion Selective Electrode (ISE)

Pengukuran total sodium dalam susu dengan menggunakan metode Ion Selective Electrode (ISE) sangat mudah dan praktis untuk dilakukan. Adapun langkah-langkah pengukuran sodium/natrium dalam susu dengan metode ISE adalah sebagai berikut :

  1. Alat dan bahan untuk pengukuran disiapkan, yaitu meter dan probe untuk pengukuran, pipet, dan glassware, larutan standar sodium dan sampel susu yang akan diukur kadar total sodiumnya.
  2. Melakukan kalibrasi dengan menggunakan larutan standar sodium.
  3. Persiapan sampel : Sampel ditambahkan dengan larutan sodium ISA ke dalam gelas kimia
  4. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan probe ISE sodium dan meter, kemudian pembacaan hasil nilai pengukuran dicatat sebagai nilai total sodium dalam sampel susu yang diukur.

Berikut adalah contoh Gambar alat Meter dan probe untuk pengukuran total sodium dalam susu.

Gambar 1. Meter dan Probe untuk Pengukuran Total sodium dalam Susu

Untuk mengubah hasil dalam ppm (mg/L) menjadi mg sodium per sampel, gunakan persamaan berikut:

mg Sodium per sampel = hasil dalam mg / L × mL per ukuran sampel ÷ 1000

Contoh: 387 mg / L x 240 mL sampel ÷ 1000 = 92 mg sodium per sampel 240 mL

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pengukuran sodium dalam susu adalah sebagai berikut:

  • Probe dan meter yang digunakan sebelumnya dipastikan adalah khusus untuk pengukuran sodium.
  • Probe yang digunakan adalah probe yang spesifik untuk pengukuran sodium pada sampel susu.
  • Perlu dilakukan kalibrasi dengan menggunakan larutan standar sebelum dilakukan pengukuran pada sampel yang akan diukur.
  • Melakukan perawatan probe secara rutin agar pembacaan menjadi lebih stabil.
  • Pada saat melakukan pengukuran sodium/natrium pada susu, sampel tetap harus diaduk, sebaiknya tetap menggunakan magnetic stirrer atau probe strirer.

 

Dengan metode ISE yang mudah dan praktis seperti yang telah dipaparkan diatas, diharapkan bahwa produk-produk susu yang diproduksi tidak akan mengesampingkan pengukuran parameter sodium/natrium yang penting dalam menjaga kualitas dan memastikan produk susu yang diproduksi tidak akan melebihi ambang batas yang dianjurkan pada produk susu sebelum nantinya dipasarkan. 

Previous Article

Pengujian Nitrogen dan Protein di Lab Komersial

Thursday, 06 May 2021
VIEW DETAILS

Next Article

Uji Kadar Abu pada Pakan Ternak

Thursday, 27 May 2021
VIEW DETAILS