Sumber Aneka Karya Abadi - Your trusted partner for laboratory instrument

Search
Cara Uji COD dengan Refluks Tertutup Secara Spektrofotometri

Cara Uji COD dengan Refluks Tertutup Secara Spektrofotometri

Thursday, 19 February 2026

Chemical Oxygen Demand (COD) atau kebutuhan oksigen kimia adalah parameter penting dalam analisis kualitas air dan air limbah. COD menunjukkan jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi senyawa organik secara kimiawi menggunakan oksidator kuat. Pengujian ini banyak digunakan dalam pemantauan limbah industri, domestik, maupun pengolahan air karena hasilnya cepat dan representatif terhadap beban pencemar organik.

Sebelum air limbah dibuang ke badan air seperti drainase atau irigasi, sungai, air laut dan badan air lainnya, air limbah sebaiknya terlebih dahulu diolah dan diketahui nilai baku mutu nya apakah sesuai dengan standar baku mutu yang ditetapkan oleh pemerintah. Baku mutu parameter COD untuk air limbah industri mengacu pada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 5 Tahun 2004. Untuk industri seperti industri semen yang mengelola air limbahnya sendiri, dapat mengacu pada Permen LH Nomor 11 Tahun 2025 memiliki baku mutu parameter COD yaitu:

  • untuk air limbah kakus yang diolah pada instalasi pengolahan lumpur tinja (IPLT) terpadu dan dibuang ke media air adalah 80 mg/L,
  • untuk air limbah nonkakus atau gabungan air limbah kakus dengan air limbah nonkakus dan dibuang ke air adalah 100 mg/L,
  • untuk air limbah nonkakus atau gabungan air limbah kakus dengan air limbah nonkakus dan dibuang ke drainase atau irigasi adalah 80 mg/L.

Salah satu metode yang umum digunakan adalah metode refluks tertutup secara spektrofotometri sesuai dengan Standar Nasional Indonesia, SNI Nomor 6989 Bagian 2 Tahun 2019 yang diadopsi dari Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater, 23th Edition (2017), Methods 5220 D. Metode ini digunakan untuk pengujian COD dalam air dan air limbah menggunakan oksidator Cr2O73 dengan refluks tertutup dan diukur secara spektrofotometri. Pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 600 nm jika kisaran nilai COD adalah 100 mg/L sampai dengan 900 mg/L dan pengukuran dilakukan pada panjang gelombang 420 nm jika nilai COD lebih kecil atau sama dengan 90 mg/L.

Dalam melakukan pengujian COD dibutuhkan alat dan bahan sebagai berikut

Pengujian COD dilakukan dengan cara sampel ditambahkan ke dalam tabung uji yang berisi reagen dan pada tabung reagen lainnya ditambahkan akuades sebagai larutan blanko dan dipanaskan pada suhu 150°C selama 2 jam dan setelah itu dibiarkan hingga mencapai suhu ruang kemudian diukur pada panjang gelombang tertentu dengan menggunakan spektrofotometer.

Pengujian COD secara spektrofotometri dapat dilakukan dengan menggunakan Spektrofotometer untuk pengukuran COD dapat menggunakan spektrofotometer portable ataupun spektrofotometer benchtop dan reagen uji COD dapat dibuat dengan megacu pada SNI. Namun untuk praktisnya, reagen uji COD yang dipacking dengan tabung uji sudah dijual secara komersil dengan range nilai COD yang variatif yaitu:

Contoh alat reaktor COD, spektofotometer portable, spektrofotometer benchtop dan reagen COD yang digunakan dalam pengujian COD air limbah dapat dilihat pada Gambar 1 di bawah ini.

Metode uji COD dengan refluks tertutup secara spektrofotometri merupakan metode yang efisien, akurat, dan aman untuk menentukan kadar bahan organik dalam air dan air limbah. Dengan prinsip oksidasi oleh dikromat dan pembacaan perubahan warna menggunakan spektrofotometer, metode ini menjadi standar yang luas digunakan di berbagai laboratorium pengujian kualitas air.

 

Referensi:

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2014 tentang Baku Mutu Air Limbah

Peraturan Menteri Lingkungan Hidup/ Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2025 tentang Baku Mutu Air Limbah dan Standar Teknologi Pengolahan Air Limbah untuk Air Limbah Domestik.

SNI Nomor 6989 Bagian 2 Tahun 2019 Air dan air limbah – Bagian 2: Cara uji kebutuhan oksigen kimiawi (Chemical Oxygen Demand/COD) dengan refluks tertutup secara spektrofotometri

Standard Methods for the Examination of Water and Wastewater23th Edition (2017), Methods 5220 D

Previous Article

Monitoring Klorin

Monday, 09 February 2026
VIEW DETAILS

Next Article

Uji Total Nitrogen dan Aplikasinya pada Manufaktur Kimia

Monday, 23 February 2026
VIEW DETAILS